Didampingi Menhan, Tito Tutup Latihan Dasar Militer ASN di Lanud Halim Perdanakusuma
By Admin

Dok. Kemhan
nusakini.com, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi menutup Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Penutupan program pelatihan ini diselenggarakan secara khidmat di Taxiway Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Selasa (29/9/2026).
Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin tampak hadir langsung memantau selesainya rangkaian pelatihan para abdi negara ini. Selain itu, sejumlah menteri dan petinggi TNI, termasuk Menteri Keuangan serta Menteri PPN/Kepala Bappenas, turut mendampingi prosesi penutupan tersebut.
Dalam sambutannya sebagai Inspektur Upacara, Mendagri mengingatkan peran krusial Komcad sebagai penyokong kekuatan pertahanan Komponen Utama. Pengerahan pasukan cadangan ini dipastikan hanya akan terjadi sesuai mekanisme mobilisasi yang diatur oleh peraturan perundang-undangan berlaku.
Tito mewanti-wanti para peserta agar segera kembali mengabdi pada profesi awal mereka di pemerintahan setelah pelatihan usai. "Di luar mekanisme tersebut, Saudara tetap menjalankan tugas utama sebagai ASN pada instansi masing-masing," tegas Mendagri di hadapan para barisan peserta.
Pemerintah menargetkan hasil latihan militer ini mampu menciptakan figur aparatur sipil yang jauh lebih tangguh dan disiplin. Para peserta diharapkan mampu bekerja optimal di bawah tekanan berat tanpa melupakan batasan hukum dan kewenangan dari instansi asal mereka.
Mendagri turut memberikan empat instruksi khusus yang wajib dipedomani oleh seluruh alumni pelatihan untuk diterapkan di lingkungan kerja. Instruksi tersebut mencakup pemeliharaan kesiapan diri, peningkatan profesionalisme, kemampuan menjadi penggerak kesiapsiagaan, serta keharusan merawat persatuan bangsa.
Setelah sesi upacara resmi berakhir, acara dilanjutkan dengan suguhan hiburan dan unjuk ketangkasan dari para lulusan. Beberapa atraksi yang memukau para undangan antara lain demonstrasi paramotor, pertunjukan drumben, serta defile pasukan yang tertata rapi.
Dalam sesi jumpa pers pasca-acara, Tito kembali meluruskan pandangan publik terkait tujuan utama dari program Latsarmil Komcad bagi kalangan pegawai negeri. Ia memastikan bahwa langkah strategis ini sama sekali tidak ditujukan untuk memiliterisasi institusi sipil maupun para pegawainya.
Program ini justru dihelat sebagai sarana penanaman nilai-nilai positif militer guna menunjang kinerja birokrasi, seperti integritas, ketepatan waktu, dan loyalitas terhadap negara. Kebijakan ini sekaligus menjadi wujud nyata pemenuhan amanat konstitusi yang mewajibkan tiap warga negara ikut serta secara aktif dalam upaya pembelaan negara. (*)